|

Pengenalan Software Gate Cycle (Bagian 1)

GateCycle adalah software simulasi keluaran GE (General Electric) yang mengaplikasikan dan menganalisis kinerja sebuah pembangkit thermal secara terperinci berdasarkan data variabel terukur. Gate Cycle memberikan opsi bagi user untuk melakukan analisis data dengan menggunakan modeling secara “Design” dan “Off-design”, selain itu Gate Cycle dapat digunakan untuk :

  1. Merancang dan meneliti sebuah design pembangkit di setiap siklusnya. Analisis yang dihasilkan oleh Gate Cycle berupa data performance dan berbagai parameter operasi yang dihasilkan oleh design pembangkit.
  2. Melakukan simulasi data design performance untuk melakukan monitoring terhadap data performance yang diterbitkan oleh kontraktor.
  3. Melakukan analisis dan meneliti setiap usulan perubahan terhadap kondisi default sebuah unit pembangkit.
  4. Melakukan analisis dan meneliti dampak sebuah proses re-powering terhadap efisiensi unit.

Gate Cycle merupakan software berbayar (licensed) maka untuk dapat menggunakan software ini, user harus membeli license kepada pihak GE Energy Services Optimasi Software. Tetapi selain registered user (licensed User) pihak GE Service juga menyediakan pilihan Demo User, dan Trial User.

Struktur File

Sebuah model Gate Cycle terdiri dari sebuah layout fisik (Model Diagram) yang dibuat oleh user, model Diagram Gate Cycle juga dikenal sebagai flow sheet atau Proses Flow Diagram (PFD). Masing-masing model (file) minimal mempunyai 1 buah Case yang sering disebut sebagai Reference Case. Reference Case merupakan case yang menggambarkan tata letak peralatan dan koneksi masing-masing peralatan pada model tersebut, sehingga Reference Case akan mempunyai ID yang sama dengan ID modelnya.

Struktur file pada gate cycleSelain Reference Case, masing-masing model dapat terdiri dari beberapa Case yang berhubungan dengan Reference Case atau model sehingga data pada setiap Case harus tersusun dengan cara yang sama tetapi dapat memiliki inputan atau parameter operasi yang berbeda-beda.

Refrensi : Gate Cycle Manual

Similar Posts

  • |

    Plant Heat Rate

    Plant Heat Rate adalah metode perhitungan performance suatu pembangkit yang melibatkan parameter data dari sisi boiler , turbine dan generator. Nilai dari plant heat rate akan memberikan gambaran tentang seberapa besar efisiensi dari suatu pembangkit secara keseluruhan. Sehingga apabila suatu pembangkit mengalami penurunan efisiensi dibandingkan dengan kondisi new and clean, maka proses identifikasi letak penurunan…

  • Definisi Dan Jenis-Jenis Outage

    Seringkali dalam sebuah industri pembangkitan terdengar sebuah istilah yang disebut dengan outage, apa itu outage? Outage adalah sebuah istilah yang digunakan apabila suatu unit tidak sinkron ke jaringan dan bukan dalam status Reserve Shutdown. Outage dimulai ketika unit dikeluarkan dari jaringan atau pindah status misalnya dari status Reserve Shutdown menjadi Maintenance Outage, dan outage berakhir…

  • |

    Definisi Derating Dan Jenis-Jenisnya

    Derating adalah suatu kondisi yang terjadi apabila daya keluaran (MW) unit kurang dari Daya Mampu Netto (DMN) yang telah ditetapkan oleh load dispatcher. Kondisi derating dimulai ketika unit tidak mampu untuk mencapai 98% dari DMN dan lebih lama dari 30 menit, atau dengan kata lain apabila load dispatcher menginginkan beban tertentu pada suatu pembangkit listrik…

  • |

    Heat Rate Input-Output

    Secara umum heat rate didefinisikan sebagai total panas input yang masuk ke dalam sebuah sistem dibagi dengan total daya yang dibangkitkan oleh sistem tersebut, dengan satuan Btu/kWh atau kJ/kWh atau kCal/kWh (satuan yang biasa dipakai oleh industri pembangkitan listrik di Indonesia). Walaupun definisi heat rate di atas terlihat sederhana, namun parameter-parameter yang digunakan untuk menghitung…

  • Konsep Dasar Heat Rate

    Perbedaan Heat rate desain dengan heat rate hasil uji komisioning Heat rate desain tidak selalu sama dengan heat rate hasil uji komisioning, hal ini dikarenakan kurva desain tidak selalu mewakili kemampuan unit sebenarnya. Perbedaan antara heat rate desain dan hasil uji komisioning mengakibatkan perbedaan antara performance desain dan performance terbaik yang dapat dicapai. Perbedaan tersebut…

  • Prinsip Dasar Konservasi Boiler

    Konservasi boiler secara umum dapat didefinisikan sebagai upaya untuk melindungi permukaan material pipa boiler (water side dan steam side) serta main drum dari terjadinya korosi ketika boiler dalam keadaan tidak beroperasi (idle), istilah lain dari konservasi boiler adalah boiler lay-up. Korosi pipa terjadi yaitu pada saat dilakukan boiler drain sebagian air akan terperangkap dan menempel…

3 Comments

Leave a Reply to Fatah A J Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prove your humanity: 4   +   7   =