Temperatur

Dua  macam   skala  ukuran   temperatur  yang  umumnya   digunakan   untuk  mengukur temperatur adalah derajat Fahrenheit dan derajat Celcius. Skala derajat ini didasarkan angka pertambahan antara titik beku dan titik didih dari air pada kondisi tekanan atmosfir udara luar . Ukuran derajat Celcius terbagi atas 100 titik skala,  sedangkan  ukuran derajat Fahrenheit mempunyai 180 titik  skala. Hubungan derajat skala Celcius dan derajat Fahrenheit dapat dinyatakan dalam persamaan :

°F = 32.0 + (9/5) °C

°C = (°F – 32.0) x (5/9)

Temperatur AbsolutGambar 1. Thermometer

Perlu kiranya juga menentukan skala Temperatur Absolut yang hanya mempunyai nilai atau harga positip (tanpa adanya nilai negatip). Temperatur absolut untuk derajat C dinamai derajat Kelvin (K), dan temperatur absolut bagi derajat F dinamai derajat Rankine (R). Dengan hubungannya yang dinyatakan sebagai berikut :

°K = 273 + °C

°R = 460 + °F

Similar Posts

  • Uji Fatigue

    Fatigue secara terminologi adalah kelelahan, sedangkan dalam istilah mempunyai arti yaitu kerusakan material yang diakibatkan oleh adanya tegangan yang berfluktuasi (siklik) yang besarnya lebih kecil dari tegangan tarik (tensile) maupun tegangan luluh (yield) material yang diberikan beban konstan. Mekanisme perpatahan fatigue pada umumnya diawali dari permukaan bahan material yang lemah, yang kemudian akan merambat ke…

  • |

    Definisi Derating Dan Jenis-Jenisnya

    Derating adalah suatu kondisi yang terjadi apabila daya keluaran (MW) unit kurang dari Daya Mampu Netto (DMN) yang telah ditetapkan oleh load dispatcher. Kondisi derating dimulai ketika unit tidak mampu untuk mencapai 98% dari DMN dan lebih lama dari 30 menit, atau dengan kata lain apabila load dispatcher menginginkan beban tertentu pada suatu pembangkit listrik…

  • Aplikasi Diagram Mollier (bagian 1)

    Berikut adalah sebuah contoh soal yang semoga bisa memudahkan pemahaman para pembaca untuk mengerti aplikasi dari diagram mollier. Diketaui dalam kondisi yang ideal sebuah turbin uap mempunyai laju power output sebesar 30.000 kW dan laju aliran massa sebesar 26,4 kg/s. Uap buang (steam exhaust) menuju kondensor sebesar 0,12 bar pada tekanan absolut dan memiliki kandungan…

  • Internal Energi Spesifik

    Energi Potensial dan Energi Kinetik merupakan bentuk makroskopis dari energi, dapat divisualisasikan dari sudut pandang letak posisi dan kecepatan gerak obyek benda. Disamping bentuk makroskopis energi tersebut, suatu zat juga mempunyai energi yang berbentuk mikrokopis. Wujud mikroskopis energi itu termasuk yang terjadi akibat adanya gerakan rotasi, getaran, translasi, dan gerak saling interaksi antara molekulnya.

  • Specific Enthalpy (Entalpi Spesifik)

    Entalpi spesifik (h) dinyatakan sebagai h = u + Pv, dimana u adalah energi dalam spesifik (Btu/lbm), P tekanan (lbf/ft2) dan v volume spesifik (ft3/lbm) dari suatu sistem. Biasanya entalpi digunakan dalam kaitannya dengan persoalan sistem terbuka (open system) dalam Termodinamika. Entalpi juga merupakan salah satu sifat (property) dari suatu zat, seperti halnya, tekanan, temperatur,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prove your humanity: 9   +   7   =