|

Teknologi Membran (bag. 1)

Teknologi membran adalah proses pemisahan 2 atau lebih fasa zat yang berbeda dengan melewatkannya pada suatu membran. Mulder mendefinisikan membran sebagai penghalang atau pembatas selektif yang diletakkan diantara dua fasa. Teknologi membran memiliki beberapa keunggulan baik secara teknik maupun secara ekonomi sehingga sering digunakan dalam proses pemisahan maupun pemurnian.

Dalam perkembangannya, teknologi membran dikenal sebagai filtrasi. Filtrasi merupakan suatu teknologi pemisahan berdasarkan perbedaan fasa zat yang baru. Meskipun demikian, teknologi ini dipercaya dalam aplikasi yang sangat luas dan dipastikan penggunaan akan semakin meningkat dan semakin berkembang di masa yang akan datang. Dalam tinjauan ekonomi perkembangan proses membran dibagi menjadi dua generasi yaitu, generasi pertama dan generasi kedua.

Pengelompokan Perkembangan Teknologi Membran (Filtrasi)

table membran

Proses membran merupakan pemisahan pada tingkat molekular atau partikel yang sangat halus. Molekul atau partikel yang dipindahkan melalui membran dari satu fasa ke fasa lain disebabkan oleh adanya gradien temperatur (∆T), konsentrasi (∆C), tekanan (∆P), dan energi (∆E). Kinerja membran ditentukan oleh dua parameter yaitu, selektifitas dan laju alir melalui membran (fluks) yang dinyatakan sebagai volume permet per unit per area per waktu tertentu yang dirumuskan sebagai berikut.

J = V/A.t

Dimana,

J  = Fluks (m3/m2 jam)

V = Volume permeat (m3)

A = Luas permukaan membran (m2)

t = Waktu (jam)

Tujuan proses pemisahan dengan membran berdasarkan fungsinya adalah sebagai berikut :

Konsentrasi, komponen yang diinginkan berada pada konsentrasi yang rendah sehingga pelarutnya yang akan dikeluarkan.

Purifikasi, terdapat bahan pengotor yang tidak diinginkan dan harus dikeluarkan.

Fraksionasi, suatu campuran harus dipisahkan menjadi dua komponen yang sama-sama diinginkan.

Proses pemisahan dengan membran dapat dilustrasikan seperti gambar berikut,

MembranAliran umpan masuk ke dalam membran. Dengan adanya gaya dorong (driving force) molekul atau partikel dalam umpan apat berpindah dari fase 1 ke fase 2. Selanjutnya, molekul atau partikel yang dapat melewati memberan dinamakan aliran permeat sedangkan yang tertahan dipermukaan memberan disebut retentat.

Refrensi : Carrier Mediated Procces, Mulder

Similar Posts

  • |

    Jenis-Jenis Boiler

    Boiler atau dikenal dengan Ketel Uap, adalah suatu peralatan atau sistem yang bertujuan untuk merubah air menjadi uap dan dapat digunakan sebagai penggerak atau untuk keperluan industri. Boiler merupakan suatu bejana tertutup, dimana kalor dari pembakaran bahan bakar dipindahkan ke air melalui ruang bakar dan bidang bidang pemanas. Boiler uap pertama kali ditemukan pada abad…

  • |

    Heat Rate Input-Output

    Secara umum heat rate didefinisikan sebagai total panas input yang masuk ke dalam sebuah sistem dibagi dengan total daya yang dibangkitkan oleh sistem tersebut, dengan satuan Btu/kWh atau kJ/kWh atau kCal/kWh (satuan yang biasa dipakai oleh industri pembangkitan listrik di Indonesia). Walaupun definisi heat rate di atas terlihat sederhana, namun parameter-parameter yang digunakan untuk menghitung…

  • Proses Pembakaran Batubara

    Pembakaran pada bahan bakar batubara merupakan proses pelepasan energi panas yang dihasilkan dari reaksi combustible material dengan oksida (oksigen dalam udara). Tujuan utama dari proses pembakaran adalah memaksimalkan pelepasan energi dengan meminimalkan kerugian-kerugian yang mungkin timbul selama proses pembakaran. Faktor utama yang mempengaruhi proses pembakaran antara lain :

  • Sistem Satuan Internasional (SI)

    Sistem satuan internasional atau disingkat SI merupakan standar satuan yang ditetapkan secara resmi tahu 1960 pada Eleventh General Conference on Weights and Measures, dengan penamaan “Systeme International d’Unites”. Sistem ini memiliki beberap kekhususan yaitu : 1. Merupakan sistem desimal 2. Mempergunakan satua-satuan yang banyak dipakai di perdagangan dan industri seperti volt, ampere, kilogram, watt, dan…

  • Performance Sistem Maintenance

    Realibility, Availability dan Maintainability merupakan komponen yang sangat penting untuk menilai efisiensi dan performa perawatan pada suatu sistem atau peralatan, sebagai contoh reliability peralatan A yang di rawat ternyata mempunyai jumlah jam per tahun lebih kecil dari peralatan B karena banyaknya breakdown, artinya peralatan A lebih banyak rusak pada saat operasional daripada peralatan B sehingga kita…

  • Secara umum, istilah drying digunakan untuk proses penghilangan moisture secara thermal dimana proses pengeringan pada solid terbagi menjadi tiga periode yaitu: warming up period, constant period dan falling period (Perry, 1997). Gambar 1 dan 2 menunjukkan kurva moisture content dan drying rate sebagai fungsi waktu. Garis AB menunjukkan warming up period saat terjadi proses pemanasan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prove your humanity: 3   +   3   =