Teknologi Upgrading Batu Bara

Sebagai sumber energi, batubara termasuk kurang dimanfaatkan bila dibandingkan dengan minyak atau gas. Hal ini terkait dengan masalah lingkungan dan efficiency. Batubara mengandung beberapa impurities seperti: ash, sulfur dan moisture. Tantangan untuk meningkatkan kualitas batubara (upgrading) secara teknologi sangat tinggi.

Gambar 1 menunjukkan tiga aspek yang harus diturunkan bila diinginkan untuk meningkatkan kualitas batubara. Secara prinsip, ada tiga teknologi yang bisa dipilih untuk meningkatkan kualitas batubara yaitu: mixing/blending, separation dan conversion.

Gambar 1. Tiga aspek batu bara

Blending adalah metode pencampuran dua atau lebih jenis batubara untuk mendapatkan moisture, sulfur dan ash yang diinginkan. Separation adalah teknologi yang digunakan untuk memisahkan moisture, sulfur dan ash yang ada di batubara tanpa reaksi kimia. Sedangkan teknologi conversion adalah menghilangkan kandungan moisture, sulfur dan ash dari batubara dengan cara pemisahan dan reaksi kimia.

Sumber : Clean coal technologies in Japan: Toward the technology innovation in the Field of coal Utilzation. (2004).

Similar Posts

  • |

    Prinsip Dasar Konservasi Boiler

    Konservasi boiler secara umum dapat didefinisikan sebagai upaya untuk melindungi permukaan material pipa boiler (water side dan steam side) serta main drum dari terjadinya korosi ketika boiler dalam keadaan tidak beroperasi (idle), istilah lain dari konservasi boiler adalah boiler lay-up. Korosi pipa terjadi yaitu pada saat dilakukan boiler drain sebagian air akan terperangkap dan menempel…

  • Sistem Pembakaran Batubara Di Dalam Boiler

    Sistem pembakaran pada pembangkitan listrik tenaga uap khususnya pembangkit yang menggunakan bahan bakar batubara merupakan system yang berfungsi memutus ikatan-ikatan hidrokarbon dari batubara untuk menghasilkan heat atau energy panas dengan melibatkan oksigen dari udara seperti pada persamaan kimia berikut. C + O2 –> CO + energy panas Karena di dalam batubara terdapat ikatan-ikatan kimia antara…

  • Secara umum, istilah drying digunakan untuk proses penghilangan moisture secara thermal dimana proses pengeringan pada solid terbagi menjadi tiga periode yaitu: warming up period, constant period dan falling period (Perry, 1997). Gambar 1 dan 2 menunjukkan kurva moisture content dan drying rate sebagai fungsi waktu. Garis AB menunjukkan warming up period saat terjadi proses pemanasan…

  • |

    Jenis-Jenis Boiler

    Boiler atau dikenal dengan Ketel Uap, adalah suatu peralatan atau sistem yang bertujuan untuk merubah air menjadi uap dan dapat digunakan sebagai penggerak atau untuk keperluan industri. Boiler merupakan suatu bejana tertutup, dimana kalor dari pembakaran bahan bakar dipindahkan ke air melalui ruang bakar dan bidang bidang pemanas. Boiler uap pertama kali ditemukan pada abad…

  • |

    Definisi Derating Dan Jenis-Jenisnya

    Derating adalah suatu kondisi yang terjadi apabila daya keluaran (MW) unit kurang dari Daya Mampu Netto (DMN) yang telah ditetapkan oleh load dispatcher. Kondisi derating dimulai ketika unit tidak mampu untuk mencapai 98% dari DMN dan lebih lama dari 30 menit, atau dengan kata lain apabila load dispatcher menginginkan beban tertentu pada suatu pembangkit listrik…

  • |

    Spesific Fuel Consumption

    Specific fuel consumption adalah rasio perbandingan total konsumsi bahan bakar terhadap daya listrik yang dibangkitkan dalam sebuah industri pembangkitan listrik, biasanya digunakan sebagai salah satu cara untuk mengetahui seberapa efisien sebuah pembangkit listrik dan untuk memprediksi nilai kalor bahan bakar yang digunakan untuk pembakaran. Pengukuran SFC sebaiknya dilakukan pada beban yang tetap selama minimum dua…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prove your humanity: 0   +   2   =