Jenis-Jenis Aliran Fluida

Proses perpindahan panas secara konveksi terjadi pada fluida/gas yang bergerak diantara permukaan-permukaan yang memiliki perbedaan suhu akibat pergerakan-pergerakan dari partikel yang satu ke partikel yang lainnya. Sehingga perpindahan panas tersebut bergantung dari pergerakan/kecepatan fluida yang dipengaruhi oleh hukum dinamika fluida disamping juga hukum-hukum perpindahan panas secara konduksi. Seperti yang telah diuraikan diatas bahwa perpindahan panas konveksi berhubungan erat dengan aliran fluida yang mengalir dalam pipa, dan jenis-jenis aliran pada fluida adalah sebagai berikut :

1. Laminar.
Terjadi bila aliran fluida dalam pipa sejajar dengan dinding pipa tanpa adanya komponen radial.

2. Transisi.
Terjadi bila aliran fluida dalam pipa mulai tidak sejajar dengan dinding pipa. Hal ini terjadi bila fluida tersebut mencapai kecepatan kritis.

3. Turbulent.
Terjadi bila aliran fluida dalam pipa tidak beraturan/tidak sejajar dengan pipa. Dalam turbulen tidak semua partikel dari zat cair bergerak tidak searah (irregulary), namun pada permukaan dinding pipa terjadi lapisan yang sangat tipis, dimana aliran tersebut masih tetap laminer yang disebabkan oleh viscositas (kekentalan) dari zat cair tersebut. Lapisan tipis yang terjadi tersebut dinamakan lapisan pemisah (boundary layer) dan tebalnya tergantung pada kecepatan rata–rata aliran serta akan berkurang bila kecepatannya naik.

@Pangsor tangsi

Similar Posts

  • Sistem Satuan Internasional (SI)

    Sistem satuan internasional atau disingkat SI merupakan standar satuan yang ditetapkan secara resmi tahu 1960 pada Eleventh General Conference on Weights and Measures, dengan penamaan “Systeme International d’Unites”. Sistem ini memiliki beberap kekhususan yaitu : 1. Merupakan sistem desimal 2. Mempergunakan satua-satuan yang banyak dipakai di perdagangan dan industri seperti volt, ampere, kilogram, watt, dan…

  • Temperatur

    Dua  macam   skala  ukuran   temperatur  yang  umumnya   digunakan   untuk  mengukur temperatur adalah derajat Fahrenheit dan derajat Celcius. Skala derajat ini didasarkan angka pertambahan antara titik beku dan titik didih dari air pada kondisi tekanan atmosfir udara luar . Ukuran derajat Celcius terbagi atas 100 titik skala,  sedangkan  ukuran derajat Fahrenheit mempunyai 180 titik  skala. Hubungan…

  • Seklumit Tentang Boiler

    Secara terminologi boiler adalah suatu alat yang digunakan untuk menghasilkan : 1. Uap untuk keperluan pembangkitan tenaga listrik, proses dan juga pemanas dalam industri, atau 2. Air panas untuk keperluan pemanas maupun untuk sehari hari. Secara general boiler diartikan sebagai alat yang digunakan sebagai penghasil uap atau disebut steam generator.

  • |

    Analisa Batubara

    Analisa batubara merupakan proses yang sangat penting dalam sebuah industri pembangkitan listrik, dimana proses ini bertujuan untuk mencocokkan dokumen kontrak batu bara yang berasal dari mitra apakah telah sesuai ataukah tidak, dan juga sebagai input data untuk menghitung heat rate atau efisiensi dari sebuah pembangkitan listrik. Batubara adalah senyawa hidrokarbon yang terdiri dari unsur-unsur yang…

  • |

    Konsep Umum Heat Rate Analysis

    Heat Rate merupakan parameter yang umum digunakan untuk menilai efisiensi sebuah pembangkit. Heat Rate menunjukkan jumlah kalori/panas yang dibutuhkan untuk menghasilkan per kWh listrik dari generator. Semakin besar nilai Heat Rate maka semakin buruk efisiensi pembangkit, namun semakin kecil nilai Heat Rate maka akan semakin efisien pembangkit tersebut. Berdasarkan patokan Output yang digunakan sebagai dasar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prove your humanity: 10   +   1   =