Massa Dan Berat

Massa dari suatu benda adalah ukuran dari jumlah material yang membentuk benda tersebut, sedangkan berat suatu benda merupakan gaya yang bekerja pada benda , sebagai akibat dari medan gravitasi bumi. Massa dan berat dapat dinyatakan dalam hubungan persamaansebagai berikut :

W = (m.g)

Dimana :

W = Berat (N)

m = Massa (kg)

g = Percepatan gravitasi (10 m/s^2)

Dengan catatan bahwa berat   suatu  benda   adalah   gaya   yang  terjadi   bila   massa   benda  tersebut  dikenai percepatan gravitasi, sedangkan massa  dari   suatu  benda   akan  tetap   konstan   sekalipun  kecepatan  gravitasi   yang mempengaruhinya berubah besarannya, sesuai Hukum Kedua pergerakan dari Newton adalah sebagai berikut :

F ~ m. a

Dimana :

a = Percepatan (m/s^2)

m = Massa (kg)

Sistem British memakai pond-force (lbf) sebagai satuan berat, percepatan mempunyai satuan ft/sec^2. Dengan menggunakan Hukum Kedua Newton maka dapat ditentukan bahwa satuan dari massa adalah lbf-sec^2/ft, sedangkan 1 lbf-sec^2/ft dinamai 1 slug.

1slug = (1lbf – sec^2)/ft

Dimana, 1 lbf = 32.17 lbm–ft / sec^2

Akan tetapi secara lebih umum digunakan lbm (pound – mass). Agar lbm dipakai sebagai  sebagai satuan massa maka Hukum Kedua Newton   harus dibagi dengan konstanta gravitasi (gc), dengan persamaan sebagai berikut,

[32.17 (lbm–ft)]/[(lbm–sec^2)] ~ gc

Dimensi adalah pengertian dasar ukuran seperti panjang,waktu, temperatur dan massa. Satuan adalah sarana untuk menyatakan dimensi dengan angka, yaitu foot atau meter untuk panjang, jam atau detik untuk waktu, derajat F atau derajat K untuk temperatur. Pemakaian satuan dan dimensi secara tepat akan menghemat waktu dan menghindari kesalahan
Hukum Kedua Newton menyatakan bahwa gaya sebanding dengan laju perubahan momentum terhadap waktu. Untuk massa tertentu Hukum Kedua Newton dapat dinyatakan :

F = (m. a)/gc

gc adalah konstanta yang harga angka dan satuannya tergantung pada satuan-satuan yang dipilih untuk F, m dan a.

Pangsor tangsi, September, 20, 2014.

Similar Posts

  • P-V Energi

    Disamping energi internal U, terdapat bentuk lain dari keberadaan energi yang cukup penting untuk memahami sistem transfer energi, yaitu P-V energi yang timbul dari tekanan (P) dan Volume (V) dari suatu zat atau fluida, yang secara numerik dinyatakan sebagai hasil perkalian antara tekanan dengan volume .

  • Kerapatan Massa

    Kerapatan massa atau density (ρ) suatu benda adalah total massa suatu zat per total volume-nya, atau satuan massa per satuan volume. Kerapatan massa dinyatakan melalui persamaan berikut : ρ = m/V Dimana : ρ = Density (kg/m^3) m = Massa (kg) V = Volume (m^3) v = Volume spesifik (m^3/kg) Pangsor tangsi, September, 20, 2014

  • Humidity

    Kelembaban atau Humidity adalah jumlah kandungan uap air didalam udara. Kelembaban dinyatakan sebagai kelembaban absolut (absolute humidity) dan kelembaban relatif (relative humidity). Absolute humidity menyatakan besarnya kandungan uap air per satuan volume udara, sedangkan Relative humidity adalah besar kandungan uap air per jumlah maksimum kandungan uap air yang dapat berada didalam udara pada saat tersebut….

  • Tekanan

    Tekanan atau pressure adalah gaya per satuan area (luasan ) permukaan nyata atau imajiner, yang dilakukan oleh suatu zat, dengan arah tegak lurus/vertikal. Bila tekanan diukur relatif terhadap kondisi hampa sempurna, tekanan tersebut dinamai tekanan absolut (psia). Bila diukur relatif terhadap kondisi tekanan atmosfir (14.7 psi) disebut sebagai tekanan ukur (pressure gauge, psig). Skala pressure…

  • Teori Dasar Vibrasi

    Vibrasi atau getaran didefinisikan oleh Kamus Webster’s New World sebagai “ayunan yang terjadi secara terus menerus; berosilasi”. Sedangkan bagi para enjiner yang berkecipung di bidang industri, mendefinisakan vibrasi sebagai gerakan bolak-balik yang terdapat pada bagian sebuah mesin dari tempat awal kedudukannya, dan dapat diformulasikan sebagai berikut :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prove your humanity: 9   +   9   =