Unjuk Kerja Pembangkitan Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Unjuk kerja unit pembangkit ialah prestasi kerja unit/mesin yang mencerminkan segi kuantitas (kemampuan dan effesiensi). Khususnya dalam hubungan dengan pemeliharaan Prediktive, unjuk kerja dinyatakan dalam effesiensi atau parameter-parameter lain yang menunjukan kemampuan pemanfaatan energi. Oleh karena itu, dengan mengetahui unjuk kerja ini kita dapat menilai apakah suatu unit/mesin bekerja dalam kondisi baik atau tidak, baik secara teknis maupun ekonomis. Sehingga erdasarkan gejala yang ditimbulkan tersebut dapat diprediksi kapan harus dilakukan tindakan-tindakan preventive.

Metode Pemantauan Unjuk Kerja PLTU

Methoda pemantauan unjuk kerja PLTU adalah dengan simplifield procedure, yaitu baik pengumpulan data maupun perhitungan parameter-parameternya dilakukan dengan penyederhanaanagar memperoleh hasil yang cepat dan mudah walaupun tidak seakurat  pada saat komisioning test.

Namun demikian hasil yang diperoleh masih dapat dipertanggung jawabkan, karena tujuan utama dari pada pengukuran unjuk kerja ini adalah mencermati kecenderungan (trend) yang diperbandingkan dari waktu ke waktu. Sedangkan frekuensi pemantauan dan perhitungan parameter-parameter unjuk kerja dilakukan sebulan sekali pada beban yang sama.

Parameter Unjuk Kerja PLTU

Angka parameter unjuk kerja PLTU untuk keperluan pemeliharaan prediktive yang diamati ialah diutamakan kepada peralatan-peralatan utama yang secara kualitas mempunyai pengaruh besar terhadap pemanfaatan kalor. Peralatan-peralatan tersebut adalah diantaranya adalah :

  • Boiler
  • Turbin
  • Kondensor
  • Feed Water Heater
  • Air Heater

Sedangkan angka parameter unjuk kerja adalah sebagai berikut :

  • Simplified Gros Boiler Eficiency ( Effesiensi Boiler).
  • Simplified Gros turbine heat ratr (Turbin heat rate).
  • Simplified Gross Spesific Fuel Consumption ( SFC ).
  • Terminal Temperatur Difference pada kondenser dan Feedwater Heater.
  • Simplified Gas Side Effesiensi Air heater ( Pressure Drop sisi gas ).
  • Air Leakage Air Heater ( kebocoran udara Air Heater )

Rumus-Rumus Parameter Unjuk Kerja

Rumus-rumus untuk masing-masing parameter unjuk kerja akan dijelaskan pada page yang berbeda untuk memberikan kenyamanan dalam membaca.

Palabuhanratu, September 12, 2014

 

Similar Posts

  • Secara umum, istilah drying digunakan untuk proses penghilangan moisture secara thermal dimana proses pengeringan pada solid terbagi menjadi tiga periode yaitu: warming up period, constant period dan falling period (Perry, 1997). Gambar 1 dan 2 menunjukkan kurva moisture content dan drying rate sebagai fungsi waktu. Garis AB menunjukkan warming up period saat terjadi proses pemanasan…

  • | |

    Klasifikasi Performance Losses

    Performance losses merupakan parameter yang menyebabkan terjadinya penurunan unjuk kerja pada sebuah pembangkitan listrik, yang dapat diidentifikasi setelah dilakukan performance test atau audit energy. Beberapa jenis performance losses dapat diperbaiki dengan melakukan perbaikan operasi, sedangkan kerugian yang lain dapat diperbaiki melalui kegiatan pemeliharaan/penggantian peralatan serta inovasi. Klasifikasi performance losses diantaranya adalah controllable losses, accounted for…

  • Pengenalan Software GateCycle

    Apa itu GateCycle? GateCycle adalah suatu aplikasi perangkat lunak yang digunakan untuk kebutuhan desain dan evaluasi performance suatu pembangkit listrik termal baik pada kondisi desain maupun off-design. Aplikasi GateCycle mengkombinasikan intuisi, model berbasis gambar dengan analisis termodinamika, perpindahahan panas, proses mekanika fluida di dalam suatu sistem pembangkit, untuk mempermudah dalam desain dan analisis kompleks seperti…

  • Seklumit Tentang Boiler

    Secara terminologi boiler adalah suatu alat yang digunakan untuk menghasilkan : 1. Uap untuk keperluan pembangkitan tenaga listrik, proses dan juga pemanas dalam industri, atau 2. Air panas untuk keperluan pemanas maupun untuk sehari hari. Secara general boiler diartikan sebagai alat yang digunakan sebagai penghasil uap atau disebut steam generator.

  • Proses Pembakaran Batubara

    Pembakaran pada bahan bakar batubara merupakan proses pelepasan energi panas yang dihasilkan dari reaksi combustible material dengan oksida (oksigen dalam udara). Tujuan utama dari proses pembakaran adalah memaksimalkan pelepasan energi dengan meminimalkan kerugian-kerugian yang mungkin timbul selama proses pembakaran. Faktor utama yang mempengaruhi proses pembakaran antara lain :

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prove your humanity: 0   +   8   =