Perhitungan Efisiensi Boiler (Indirect Method)

Terdapat beberapa standart dalam melakukan analisa efisiensi boiler dengan metode indirect, seperti halnya British Standart, BS 845: 1987 dan Standard Amerika yaitu ‘ASME PTC-4-1 Power Test Code Steam Generating Units’.
Metode indirect juga dikenal dengan metode rugi-rugi panas (heat loss method) karena nilai efisiensi dengan metode ini dipengaruhi oleh rugi-rugi panas yang terjadi pada sebuah boiler.

Efficiency of boiler (η) = 100 – heat loss factor.
Rugi-rugi panas yang biasa terjadi pada boiler secara umum disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
a. Dry Flue Gas.
b. Kandungan moisture di dalam bahan bakar
c. Kandungan moisture di dalam udara pembakaran
d. Pembakaran dari hydrogen
e. Radiasi
f. Bahan bakar yang tidak terbakar secara sempurna.
Dari rincian di atas terdapat catatan bahwa heat loss yang disebabkan oleh kandungan moisture di dalam bahan bakar dan pembakaran dari hydrogen adalah tergantung dari jenis bahan bakar dan tidak tidak dapat diatur oleh design.
Data diperlukan untuk melakukan perhitungan efisiensi boiler menggunakan metode indirect adalah sebagai berikut :
• Data Ultimate Analysis dari bahan bakar (H2, O2, S, C, kandungan moisture dan kandungan abu)
• Prosentase kandungan oksigen dan karbondioksida di dalam flue gas.
• Temperature flue gas inlet
• Temperature ambient
• Kelembaban udara
• Gross Heating Value di dalam batubara.
• Prosentasa abu yang terbakar.
Dalam artikel selanjutnya akan dijelaskan secara lebih rinci tentang heat loss factor yang mempengaruhi perubahan terhadap efisiensi boiler, Insya Allah.

Leave a Reply